Belajar Dari Sejarah....
14th Januari 2013, 16:41
Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto (16 Agustus 1882 – 17 Desember 1934) adalah salah satu pahlawan nasional dan guru dari 3 tokoh Indonesia di masa lampau : Muso (1897 - 1948), Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo (1905 – 1962), dan Soekarno (1901 – 1970).
Kepada ketiga muridnya beliau menasehati bahwa "jika kalian ingin menjadi pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator". Hanya Soekarno yang benar - benar melaksanakan dengan baik nasehat gurunya itu.
Sejarah pun membuktikan bahwa di kemudian hari, setelah gurunya wafat, 3 sekawan ini saling bermusuhan dengan idiologi masing - masing. Dua yang pertama tercatat mati sebagai pemberontak dan yang terakhir tercatat sebagai salah satu proklamator bangsa dan presiden pertama republik ini.
Di daratan Tiongkok, setelah Sun Yat Sen (1866 - 1925) meninggal, 2 muridnya, Chiang Kai Sek (1887 - 1975) dan Mao Zedong (1893 - 1976) juga bermusuhan dengan idiologi berbeda, sehingga China pun saat itu pecah menjadi China daratan dan China kepulauan (Taiwan).
Membaca sejarah, meski terjadi di belahan dunia manapun dan terkadang dimanipulasi untuk kepentingan penguasa/golongan, adalah cermin bagi kita untuk belajar dan melangkah lebih baik untuk masa kini dan masa yg akan datang.
49
